Minggu, 09 Februari 2020

Kalkulator Berat Badan Ibu Hamil





Seorang wanita akan mengalami kenaikan berat badan saat masa hamil sangatlah wajar. Jadi, anda tidak usah khawatir jika mengalami kenaikan berat badan yang sangat drastis sehingga tubuh anda menjadi jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.Hal ini dikarenakan pada saat hamil, kenaikan berat badan itu mengikuti pertumbuhan dari jabang bayi di rahim anda. Sehingga dengan bertambahnya berat badan, berarti bayi di kandungan anda juga sedang bertumbuh dan tambah berat.Selain itu, bukan hanya pertumbuhan berat bayi saja yang bisa membuat berat badan anda bertambah, namun di dalam janin juga terdapat air ketuban dan plasenta sehingga bisa menambah beban dari berat tersebut. 

Nah, supaya anda bisa mengetahui apakah kenaikan berat badan tersebut terbilang normal atau tidak, bunda bisa menghitungnya dengan kalkulator berat badan ibu hamil dengan cara perhitungan BMI (Body Mass Index) berikut ini :

“ Berat badan (dalam kg) : kuadrat tinggi badan (dalam ukuran meter). BMI=/ [(TB) X (TB)]
Contoh : misalkan berat badan anda 58 kg dengan tinggi badan 150 cm. Jadi cara menghitungnya adalah 55 (1,5m x 1,5m) = 24,44
Nah setelah anda mengetahui BMI, dengan menggunakan panduan dari Institute of Medicine (IOM) anda bisa mengetahui apakah berat badan yang dimiliki saat ini termasuk underweight, normal atau overweight.
- BMI dibawah 18,5
Angka ini menandakan bahwa berat badan anda underweight atau dibawah angka normal. Sedangkan kenaikan berat badan yang ideal saat masa hamil adalah 12-18 kg. Dalam hal ini, anda bisa bisa terus mengecek kenaikan berat badan bayi setiap pemeriksaan.
- BMI 18,5 – 24,9
Jika anda berada di angka BMI ini berarti berat badan anda tergolong ideal. Kenaikan berat badan yang baik adalah 11-16 kg.
- BMI 25-29,9
Jika berada di angka ini artinya anda memiliki berat badan yang overweight atau kelebihan berat badan. Oleh karena itu, wanita hamil yang ada memiliki BMI di angka ini dianjurkan untuk tidak terlalu jauh menaikkan berat badan, yang idealnya 7-11 kg saja.
- BMI Di Atas 30
Angka ini menandakan bahwa anda mengalami obesitas. Dalam hal ini, kenaikan berat badan yang ideal adalah 5-9 kg saja.
Lalu bagaimana kalau anda memiliki berat badan yang kurang ideal? Salah satu cara untuk menambah berat badan yang aman adalah dengan mengonsumsi makanan yang banyak kandungan protein. Untuk lebih jelasnya berikut ulasannya.

Mengkonsumsi Susu Dan Makanan Yang Mengandung Protein
Karena otot terbuat dari protein, dan tanpa protein ini kalori-kalori hanya akan berakhir menjadi lemak. Namun perlu anda ingat bahwa mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein itu seperti pedang yang bermata dua. Dimana makanan berprotein tinggi akan menyebabkan cepat kenyang. Tentunya hal ini bisa membuat asupan kalori semakin berkurang. Dan jika anda ingin mencoba untuk menggemukan badan, maka konsumsilah 0,71-1 gram protein per pound atau 1,5-2,2 gram protein per kilogram berat badan anda. Bahkan anda bisa menambahnya jika kalori yang masuk ke dalam tubuh juga banyak. Adapun makanan yang memiliki kandungan protein tinggi yang cocok sebagai cara menggemukan badan adalah :

- Almond (21,22 gr)
- Kacang Hijau (3,04 gr)
- Kacang Kedelai (36,49 gr)
- Bayam (3,6 gr)
- Beras (7,13 gr)
- Gandum (16,9 gr)
- Biji Bunga Matahari (20,78 gr)
- Kacang Polong (25 gr)
- Kentang (2 gr)
- Brokoli (2,82 gr)
- Ikan (20-35 gr)
- Dada Ayam (28 gr)
- Daging Domba Muda (30 gr)
- Susu Kambing (3,5 gr)
- Susu Sapi (320 gr)
- Keju (21 gr)
- Telur (12,6 gr)
- Tuna (29 gr)
- Daging Sapi (25-36 gr).

Mungkin itu saja artikel kali ini tentang cara mengetahui berat badan ibu hamil semoga bermanfaat.


EmoticonEmoticon